Ponorogo, 24 September 2026 — Siswa MAN 2 Ponorogo antusias mengikuti kegiatan sosialisasi literasi digital terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di aula sekolah. Berkolaborasi dengan platform Senopati Academy, edukasi ini digelar untuk membekali para pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijak, mandiri, dan aman.

Rangkaian acara diawali secara teratur dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam sambutan pembukanya, Dian Rakhmawaty mewakili pihak penyelenggara, pentingnya kesadaran berteknologi di kalangan remaja. Mengingat Kepala MAN 2 Ponorogo berhalangan hadir karena bertepatan dengan acara kedinasan, Dian mengajak seluruh peserta untuk menyerap materi dengan sungguh-sungguh.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para siswa dapat kembali meluruskan pemahaman dan lebih bijak saat memanfaatkan teknologi AI dalam kegiatan belajar sehari-hari,” ujar Dian.

Edukasi ini juga didukung oleh perwakilan SDM Polres Ponorogo, Wawan. Dalam kesempatannya, Wawan menyampaikan bahwa menyelesaikan pembelajaran di platform Senopati Academy dapat memberikan manfaat nyata bagi masa depan siswa

“Penyelesaian modul di platform ini tidak sekadar menambah wawasan, tetapi juga memberikan sertifikat kompetensi. Dokumen ini dapat menjadi nilai tambah yang sangat berguna saat kalian mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), melamar pekerjaan, hingga mengajukan beasiswa,” tegas Wawan.

Usai sesi pembukaan dan foto bersama, suasana aula makin hidup saat memasuki sesi praktik. Para siswa secara mandiri mengakses platform Senopati Academy, melengkapi biodata, dan mulai menyelesaikan materi tantangan secara bertahap.

Untuk menguji pemahaman, platform tersebut menyajikan empat modul utama. Setiap modul dapat diakses menggunakan kode lisensi enam digit yang didistribusikan oleh pihak Polres Ponorogo. Di dalam tiap modul, peserta diuji melalui 10 butir pertanyaan—terdiri dari 5 soal pretest dan 5 soal posttest lengkap dengan panduan pemahaman jawaban guna memastikan proses sertifikasi berjalan lancar.

Antusiasme peserta mencapai puncaknya pada tahap akhir. Setelah menuntaskan seluruh modul utama, para siswa diajak memecahkan studi kasus dalam bentuk soal cerita. Melalui pendekatan interaktif ini, sosialisasi tidak hanya memberikan sertifikat sebagai rekam jejak prestasi, tetapi juga menumbuhkan kegemaran belajar berbasis teknologi modern.

Reporter:

1.Rizhan Rahayu Az Zahra (X-1)

2.Renita Fatma Zahro (X-2)

3.Viko Rizki Ramadhani (XI-1)

4.Aisya Cinta Alina (XI-13)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.